SebiSocialFund.org

Launching dan Bedah Buku “Jago Cash Flow”

Pada hari ini, Jum’at, 24 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan Launching dan Bedah Buku “Jago Cash Flow” yang diselenggarakan di SEBI Hall, Institut SEBI, pada pukul 09.00–11.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Institut SEBI, SEBI Social Fund, SEBI Press, SEBI Entrepreneur Community (SEC), dan Salimah dalam rangka meningkatkan literasi keuangan, khususnya terkait pengelolaan arus kas (cash flow).

Kegiatan ini menghadirkan Untung Kasirin sebagai narasumber utama, yang merupakan penulis buku Jago Cash Flow sekaligus praktisi di bidang manajemen keuangan. Peserta yang hadir terdiri dari mahasiswa, civitas akademika, serta masyarakat umum yang memiliki minat dalam pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha.

Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, kemudian sesi diskusi dan tanya jawab, serta ditutup dengan penutup. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan interaktif.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa pengelolaan arus kas merupakan aspek fundamental dalam menjaga stabilitas keuangan, baik dalam konteks rumah tangga maupun bisnis. Disiplin dalam pengalokasian keuangan serta pemisahan pos dana menjadi kunci utama dalam menciptakan cash flow yang sehat.

 

Dok. Istimewa Insitut SEBI

Dalam sesi diskusi, terdapat beberapa pertanyaan dari audiens yang mencerminkan permasalahan nyata di lapangan, khususnya dalam pengelolaan keuangan usaha:

  1. Pertanyaan:
    Apa langkah realistis dalam mengelola cash flow?

Jawaban:
Narasumber menjelaskan bahwa langkah awal yang harus dilakukan adalah membangun disiplin finansial sejak dini dengan cara:

  • Mengalokasikan 50% pendapatan untuk kebutuhan operasional rumah tangga
  • Memisahkan rekening ke dalam beberapa kategori, yaitu rekening gaji, rekening operasional, dan rekening profit
  • Melakukan distribusi dana secara rutin setiap hari sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan
  • Setiap pemasukan (omzet) harus langsung dialokasikan ke dalam pos-pos yang telah disiapkan
  1. Pertanyaan:
    Bagaimana cara mengetahui apakah cash flow suatu usaha berada dalam kondisi positif atau negatif?

Jawaban:
Cara paling mendasar adalah dengan melakukan pencatatan keuangan secara konsisten. Fokus utama dalam menilai kesehatan keuangan usaha adalah pada Operating Cash Flow (OCF), dengan penjelasan sebagai berikut:

  • OCF harus berada dalam kondisi positif sebagai indikator usaha yang sehat
  • Jika terjadi arus kas negatif akibat pembelian aset, hal tersebut masih tergolong wajar
  • Namun, apabila arus kas operasional mengalami defisit secara terus-menerus, maka usaha tersebut dapat dikategorikan tidak sehat
  • Selain itu, margin keuntungan dalam bisnis idealnya tidak kurang dari 30%
  1. Pertanyaan:
    Bagi pelaku UMKM yang belum terbiasa melakukan pencatatan keuangan, apakah terdapat indikator sederhana dalam mengelola cash flow?

Jawaban:
Narasumber menyampaikan bahwa langkah paling sederhana adalah dengan mulai melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran. Adapun pendekatan dasar yang dapat digunakan adalah:

  • Menghitung keuntungan dengan rumus sederhana: Keuntungan = Pemasukan – Pengeluaran
  • Tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi memastikan ketersediaan arus kas (cash) dalam usaha
  • Jika kondisi kas stabil dan mencukupi, maka usaha dapat dikatakan berjalan dengan baik

Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan arus kas yang baik memerlukan kedisiplinan, pencatatan yang konsisten, serta pemahaman terhadap arus kas operasional. Keberhasilan finansial tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan, tetapi dari kemampuan menjaga stabilitas cash flow.

Salah satu peserta, Syadafa, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan praktis dalam pengelolaan keuangan. Materi yang disampaikan dinilai aplikatif dan mudah dipahami, sehingga dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan usaha.

Demikian berita acara ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi resmi atas pelaksanaan kegiatan Launching dan Bedah Buku “Jago Cash Flow”. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top